Klausenpatterson36's website

Our website

04
Ja
Kumpulan Teknik Penelitian Sample
04.01.2017 10:34


Panduan Laporan Pikiran - Saat tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai masyarakat dan ilustrasi penelitian juga konsep statistik inferensial yang mendasarinya, Masyarakat dan sampel adalah sesi metodologi statistika yang terkait dengan dengan generalisasi hasil pikiran. Cara-cara pengambilan sampel ini disebut beserta teknik sampling. Dengan demikian teknik sampling adalah teladan atau ragam untuk memilih dan menjemput unsur-unsur / anggota-anggota atas populasi untuk digunakan guna sampel berdasar pada representatif.

Teladan sampling penuh menggunakan skema probabilitas sehingga berdasarkan tekniknya dikategorikan menjadi dua dikenal dengan probability sampling dan non-probability sampling.

PROBABILITY SAMPLING

Probability sampling merupakan teknik sampling dimana di setiap anggota komunitas memiliki tertahan sama dipilih menjadi ilustrasi. Dengan istilah lain, semua anggota tunggal mulai populasi punya peluang gak nol.

Teladan ini membawa pengambilan acak (dikocok) atas suatu masyarakat. Ada bermacam-macam metode probability sampling beserta turunan & variasi masing-masing, namun paling populer serupa berikut:
Sampling Acak Biasa (Simple Sewenang-wenang Sampling)

Random sampling adalah metode paling dekat beserta definisi probability sampling. Pengambilan sampel mulai populiasi dengan acak menurut frekuensi probabilitas semua anak buah populasi.

Sampling Acak Terpadu (Systematic Random Sampling)

Pengambilan sampel melibatkan aturan warga dalam urutan sistematika khusus. Probabilitas pengambilan sampel gak sama terlepas dari timbangan frekuensi pada setiap anggota komunitas.

Sampling Stratifikasi (Stratified Sampling)

Populasi dibagi ke di kelompok susunan dan kemudian mengambil sampel dari tiap kelompok terhenti kriteria yang ditetapkan. Contohnya, populasi dibagi ke di anak-anak & orang tua kemudian memilih masing-masing wakil daripada keduanya.

Sampling Rumpun (Cluster Sampling)

Masyarakat dibagi di dalam grup kewilayahan kemudian memilih wakil tiap-tiap kelompok. Misalnya, masyarakat adalah Jawa Tengah kemudian sampel diambil dari tiap-tiap kabupaten. teknik sampling penelitian kualitatif Sanggup juga batas-batas gunung, darat dan sebagainya.

Sampling Bertahap (Multistage Sampling)
Pengambilan sampel memakai lebih daripada satu trik probability sampling. Misalnya, mempergunakan metode stratified sampling di dalam tahap perdana kemudian patokan simple sewenang-wenang sampling di tahap kedua dan seterusnya sampai meraih sampel yang diinginkan.

Probabilitas Proporsional Standar Sampling (Probability Proportional to Size Sampling)

Probabilitas pengambilan sampel sebanding dengan tolok ukur sampling jika sampel dipilih secara proporsional dengan tolok ukur total warga. Ini ialah bentuk multistage sampling dalam tahap baru dan lantas random sampling di takat kedua, namun jumlah ilustrasi sebanding secara ukuran warga.

NON-PROBABILITY SAMPLING

Teknik non-probability sampling bahwa setiap warga populasi mempunyai peluang nol. Artinya, pengambilan sampel berdasar kriteria tertentu seperti judgment, status, taraf, kesukarelaan dan lain-lain.

Ada berjenis-jenis metode non-probability sampling beserta turunan serta variasinya, tetapi paling tenar sebagai berikut:
Sampling Kuota (Quota Sampling)

Mirip stratified sampling yaitu berdasarkan proporsi ciri-ciri tertentu untuk memencilkan bias. Misalnya, jumlah ilustrasi laki-laki 50 orang oleh karena itu sampel perempuan juga 50 orang.

Sampling Kebetulan (Accidental Sampling)

Pengambilan sampel didasarkan pada bukti bahwa meronce kebetulan tampak. Misalnya, masyarakat adalah pada setiap pegguna jalan tol, maka pengamat mengambil spesimen dari orang-orang yang telanjurkan melintas pada jalan ini pada waktu penguasaan.

Sampling Purposive (Purposive or Judgemental Sampling)

Pengambilan spesimen berdasarkan puspa ragam khusus. Pengamat membuat penyisihan tertentu siapa yang jadi sebagai informan. Misalnya, Kamu meneliti kriminalitas di Metropolitan Semarang, dipastikan Anda mengangkat informan yaitu Kapolresta Semarang, seorang pengatur kriminal dan seorang tuntutan kriminal.

Sampling Sukarela (Voluntary Sampling)

Pengambilan sampel berdasar pada kerelaan untuk berpartisipasi di penelitian. Patokan ini paling umum digunakan dalam survei.

Sampling Snowball (Snowball Sampling)

Pengambilan contoh berdasarkan penelusuran sampel sebelumnya. Misalnya, penelitian tentang trik bahwa sumber informan pertama mengarah lawan informan ke-2 lalu informan ke 3 dan berikutnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!